Main Article Content

Abstract

Metode pelaksanaan pendampingan ini dibagi menjadi tujuh tahapan,
yakni: sosialisasi program, edukasi kepada masyarakat, pelatihan, monitoring,
evaluasi, desiminasi lokakarya hasil, dan pelaporan. Hasil pelaksanaan pendampingan
ini, antara lain: (1) pemahaman masyarakat sebesar 97% terhadap dampak negatif
pernikahan dini; (2) tercapainya perubahan paradigma masyarakat; (3) besarnya
partisipasi masyarakat Desa Kalikuning untuk berusaha melakukan penyadaran
dan pencegahan agar tidak melakukan pernikahan dini; (4) munculnya kesadaran
masyarakat untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi sebagai bekal masa
depan; (5) berkurangnya angka pengangguran. Program pendampingan ini juga
dilakukan melalui pelbagai media dan jejaring sosial. Mulai banner dan x-banner,
penyebaran brosur, website, group facebook, pembagian identitas anti pernikahan dini,
publikasi melalui radio dan publikasi melalui media koran.

Keywords

pernikanan dini remaja Desa Kalikuning Pacitan

Article Details

How to Cite
Mukodi, M. (2016). Optimalisasi Peran Komunitas Muda Peduli Pernikahan Dini di Desa Kalikuning Pacitan. Journal of Social Empowerment, 1(1), 29–34. Retrieved from https://ejournal.stkippacitan.ac.id/ojs3/index.php/jse/article/view/269