KAJIAN TIPOGRAFI PUISI-PUISI INDONESIA

  • Zuniar Kamaluddin Mabruri STKIP PGRI Pacitan

Abstract

Puisi kontemporer adalah puisi yang lepas dari aturan-aturan pokok penulisan puisi. Puisi kontemporer mayoritas mengungkapkan hal-hal atau topik yang memasyarakat dengan bebas dan terbuka. Permasalahan dalam hubungan ini keadan berpikir yang cepat para penikmat puisi bahwa puisi kontemporer adalah puisi yang tidak memiliki nilai estetika atau nilai kesenian. Sehingga akhir-akhir ini puisi kontemporer sering dijadikan “kambing hitam” dalam dunia bahasa sebagai media penyampain pesan.


Puisi kontemporer menampilkan estetik (keindahan) visual sajak. Estetika visual itu muncul dengan adanya tipogtafi. Persoalan sejauh mana membangun tipografi sebagai wuiud estetika visual. Perlu dilakukan penelitian tentang tipografi. Pengumpulan data dilakukan secara purposif. Hasil dari telaah yang mendalam dengan  analisis struktural diperoleh gambar bahwa tipografi dibangun dengan berbagai tujuan: tipografi untuk visualisasi makna, kepentingan kebahasaan, kepentingan bentuk, identitas penulis.

References

Pradopo. 2002. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Remy Sylado. 2004. Puisi-Puisi Remy Sylado Kerygma & Martyria. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Waluyo, Herman J. 1995. Teori dan Apresiasi Puisi. Jakarta: Erlangga.
Tarigan, Henry Guntur. 1991. Prinsip-prinsip Dasar Sastra. Bandung: Angkasa.
Tjahjono, Tengsoe, Liberatus. (1988). Sastra Indonesia Pengantar Teori dan Apresiasi. Bandung. Penerbit Nusa Indah.
Published
2020-07-11
How to Cite
MABRURI, Zuniar Kamaluddin. KAJIAN TIPOGRAFI PUISI-PUISI INDONESIA. Prakerta (Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra dan Pengajaran Bahasa Indonesia), [S.l.], v. 3, n. 1, july 2020. ISSN 2615-3106. Available at: <http://ejournal.stkippacitan.ac.id/index.php/prakerta/article/view/305>. Date accessed: 27 feb. 2021.
PROMO WIN BONUS bagi member Bandar Judi Bola hanya di bolaonline303