Pembelajaran Langsung Berbasis Asessment For Learning (Afl) Sebagai Alternatif Model Pembelajaran Matematika

  • Sofyan Mahfudy Universitas Islam Negeri Mataram

Abstract

Pembelajaran langsung banyak digunakan guru matematika dalam proses pembelajaran. Namun demikian, pembelajaran langsung dianggap sebagai pembelajaran konvensional yang kurang efektif membantu pencapaian hasil belajar matematika siswa. Padahal besar kemungkinan suatu pembelajaran akan lebih efektif jika model tersebut dimodifikasi dengan teori pembelajaran tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran langsung berbasis assessment for learning (AfL) pada pembelajaran matematika melalui eksperimen semu. Kelompok eksperimen 1 terdiri dari 3 kelas (sebanyak 104 siswa) yang diberi perlakuan dengan pembelajaran langsung berbasis AfL dan kelompok eksperimen 2 terdiri dari 3 kelas (sebanyak 107 siswa) yang diberi perlakuan dengan pembelajaran kontekstual. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t dengan sebelumnya dilakukan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dengan uji Lilliefors dan uji homogenitas dengan uji Barlett. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran langsung berbasis AfL sama baiknya terhadap hasil belajar matematika siswa. Di sisi lain, banyak hasil penelitian menunjukkan pembelajaran kontekstual memberikan hasil positif terhadap hasil belajar matematika siswa. Dengan demikian pembelajaran langsung berbasis AfL efektif terhadap pencapaian hasil belajar matematika siswa. Guru dapat merancang alternatif model pembelajaran matematika dengan memodifikasi model pembelajaran langsung melalui optimalisasi peran penilaian dalam proses pembelajaran.

References

Assessment Reform Group. 2002. Assessment for Learning: 10 principles. Research based principles to guide classroom practice. http://languagetesting.info/features/afl/ 4031aflprinciples.pdf. Diakses pada tanggal 28 Januari 2017.
Assessment Reform Group. 2002. http://www.assessmentforlearning.edu.au/default.asp?id= 912. Diakses pada tanggal 28 Januari 2017
Balan, A. (2012). Assessment for learning : a case study in mathematics education (PhD dissertation). Malmö högskola, Fakulteten för lärande och samhälle. Retrieved from http://urn.kb.se/resolve?urn=urn:nbn:se:mau:diva-7489
Black, P. J., & Wiliam, D. (1998). Inside the black box: Raising standards through classroom assessment. Phi Delta Kappan, 80(2), 139–148.
Budiyono. (2009). Statistika Untuk Penelitian. Surakarta: Sebelas Maret University Press.
Budiyono. (2010). Peran Asesmen Dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran. Makalah disajikan dalam Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Sebelas Maret, tanggal 5 Mei 2010.
Hamalik, O. (2009). Psikologi Belajar dan Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo.
Hastuti, Y.P. (2008). Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Kontekstual dan Mekanistik Ditinjau dari Motovasi Belajar Siswa. Tesis. Surakarta: PPs UNS.
Hendriana, H., Slamet, U. R., & Sumarmo, U. (2014). Mathematical connection ability and self-confidence (an experiment on junior high school students through contextual teaching and learning with mathematical manipulative). International Journal of Education, 8(1), 1-11.
Johnson, E. B. (2002). Contextual Teaching and Learning: What It Is and Why It’s Here to Stay. California: Corwin Press, Inc. Page: 12.
Ellery, K. (2008). Assessment for learning: a case study using feedback effectively in an essay‐style test. Assessment & Evaluation in Higher Education, 33(4), 421-429.
Khotimah, R. P., & Masduki, M. (2016). Improving teaching quality and problem solving ability through contextual teaching and learning in differential equations: A lesson study approach. JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education), 1(1), 1-13.
Kirbani, K. (2013). Pengembangan Model Assessment for Learning (AfL) Melalui Penilaian Teman Sejawat Untuk Pembelajaran Matematika Pada Pokok Bahasan Persamaan Garis Lurus Di Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Sukoharjo. Jurnal Pembelajaran Matematika, 1(2), 123-132
Latta, M.M. dkk. (2007). “Formative Assessment Requires Artistic Visions”. International Journal of Education & the Arts. 8(4). 1 – 23.
Mahfudy, S., Budiyono, B., & Sutrima, S. (2011). Eksperimentasi Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dan Pembelajaran Langsung yang Berbasis Assessment for Learning (AfL) Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Siswa Ditinjau dari Tingkat Kreativitas Siswa. Tesis. Surakarta: PPs UNS.
Mansyur. (2009). Pengembangan Model Assessment for Learning pada Pembelajaran Matematika di SMP. Disertasi. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Maryati, I. (2017). Peningkatan Kemampuan Penalaran Statistis Siswa Sekolah Menengah Pertama melalui Pembelajaran Kontekstual. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 129-140.
Miller, P.M. (2006). “Contextual Learning May Be a Better Teaching Model: A Case for Higher Order Learning and Transfer”. Allied Academies International Conference. 11(2). 19 – 24.
Samuelsson, J. (2010). The impact of teaching approaches on students’ mathematical proficiency in Sweden. International Electronic Journal of Mathematics Education, 5(2), 61-78.
Selvianiresa, D., & Prabawanto, S. (2017). Contextual teaching and learning approach of mathematics in primary schools. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 895, No. 1, p. 012171). IOP Publishing.
Stiggins, R. J. (2006). Assessment for Learning A Key to Motivation and Achievement. EDge: The Latest Information for the Education Practitioner [Phi Delta Kappa International member], 2(2), 3 – 19.
Sulianto, J. (2008). Pendekatan kontekstual dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan berpikir kritis pada siswa sekolah dasar. Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(2), 14-25.
Suprijono, A. (2009). Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi Paikem. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Susanto, H.P., & Mahfudy, S. (2015). Modification of direct learning to increase student learning Achievement on analytical geometry. Artikel dalam Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo, hal. 252-256.
Walle, J.V. (2007). Matematika Sekolah Dasar dan Menengah Pengembangan Pengajaran. Jakarta: Erlangga.
Wiliam, D. (2011). What is assessment for learning?. Studies in educational evaluation, 37(1), 3-14.
Winarni, A.N. (2009). Pengembangan Model Pembelajaran dengan Metode Kumon pada Pokok Bahasan Komposisi Fungsi dan Invers fungsi di Madrasah Aliyah Kabupaten Ngawi. Tesis. Surakarta: PPs UNS
Wiyono, B. H., & Budhi, W. (2018). Pengaruh metode pembelajaran CTL terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VIII ditinjau dari kemampuan berkomunikasi. Natural: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA, 5(1), 11-18.
Yuwono, M., & Syaifuddin, M. (2017). Pengembangan problem based learning dengan assessment for learning berbantuan smartphone dalam pembelajaran matematika. Beta: Jurnal Tadris Matematika, 10(2), 184-202. https://doi.org/10.20414/betajtm.v10i2.116.
Published
2021-01-31
How to Cite
MAHFUDY, Sofyan. Pembelajaran Langsung Berbasis Asessment For Learning (Afl) Sebagai Alternatif Model Pembelajaran Matematika. Jurnal Edumatic, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 1-9, jan. 2021. ISSN 2723-8210. Available at: <http://ejournal.stkippacitan.ac.id/index.php/edumatic/article/view/333>. Date accessed: 27 feb. 2021.
PROMO WIN BONUS bagi member Bandar Judi Bola hanya di bolaonline303